Kamis, 20 Desember 2018

Jalan Menuju Wirausaha Sukses di Bidang Jasa



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keuanggulan untuk dijadikan peluang. Jadi, kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda. Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.
Tahun demi tahun lulusan dari sarjana S1 dan  tingkat pengangguran pun juga semakin meningkat. Dan ini adalah salah  satu  masalah pemerintah, pribadi, dan sekaligus masalah bagi perguruan tinggi yang sudah memberikan kelulusan dan gelar. Karena pada hakikatnya, para sarjana diharapkan untuk  bisa terjun ke dalam  masyarakat, mendapatkan pekerjaan yang layak, dan mampu hidup mandiri.
Di era sekarang ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cakap dalam bicara saja tapi juga bisa menjadi sosok yang multitalenta, yakni yang tidak hanya terfokus atau terkungkung dalam bidang yang dipelajari saja di perkuliahan. Seorang mahasiswa harus menjadi pribadi yang berpikir aktif dan kreatif, apalagi sekarang ini persaingan ekonomi dan bisnis semakin meningkat. Dan untuk itulah dibutuhkan solusi dan persiapan mental serta praktek nyata mahasiswa agar nanti pada saat benar-benar terjun ke dunia kerja mahasiswa tidak lagi kebingungan, kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan, dan kalah dalam persaingan untuk mendapatkan pekerjaan.
Usaha bidang jasa merupakan sebuah bisnis yang menggunakan tenaga, ilmu dan juga keahlian dalam bidang tertentu, yang mana Anda akan di bayar sesuai dengan jasa yang telah diberikan. Apabila ingin sukses menjalankan bisnis di bidang jasa, sebaiknya Anda harus jeli melihat trend yang ada di masyarakat. Karena tentunya akan berbeda keperluannya antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Saat ini, ada beberapa jenis usaha jasa yang apabila dikembangkan dengan serius akan mendatangkan penghasilan besar, Antara lain jasa pengetikan, pesan antar makanan, ojek online, dan jasa setrika, yang jika dijalankan di wilayah kampus akan memberikan untung yang lumayan menggairahkan.
Penulis mencoba untuk memberikan informasi berupa tips-tips menjadi wirausahawan sukses yang telah di kemas sedemikian rupa di dalam makalah yang berjudul “Kiat-kiat menjadi wirausahawan sukses di bidang Jasa” yang bertujuan untuk menarik para pembaca agar berminat untuk membuka sebuah usaha di bidang jasa.                                                                                  
1.2  Rumusan Masalah
a. Bagaimana pengertian kewirausahaan?
b. Bagaimana ciri-ciri seorang wirausahawan?
c. Bagaimana cara menjadi seorang wirausahawan yang baik dan sukses?
d. Bagaimana keuntungan menjual jasa?
e. Bagaimana penyebab kegagalan dan keberhasilan dalam berwirausaha?

1.3  Tujuan
       1. Untuk mengetahui cara menjadi wirausahawam yang baik dalam bidang jasa.
       2. Untuk menumbuhkan jiwa pebisnis bagi penulis dan pembaca.
3. Untuk mengetahui skill-skill apa saja yang diperlukan dalam berwirausaha di bidang jasa.
       4. Untuk mengetahui manfaat berwirausaha.



BAB II
                                           PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kewirausahaan
Kewirausaahaan adalah sikap mental yang memiliki kreativitas, aktif, bercipta daya untuk membuat sesuatu yang unik dan baru dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Orang yang selalu memiliki kemampuan dalam memanage suatu usaha kecil ataupun besar dengan baik, maka ia memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.
Terdapat beberapa pengertian kewirausahaan menurut para ahli yang dapat dijadikan sebagai sumber acuan. Terdapat perbedaan antara istilah kewirausahaan dan wirausaha meskipun kedua istilah tersebut sebetulnya memiliki definisi yang hampir sama. Berikut penjelasan lengkapnya menurut pendapat para ahli.
Menurut Robbin & Coulter kewirausahaan adalah proses mencari peluang dan menciptakan sesuatu yang baru dan inovatif secara terencana dan terorganisisir. Usaha yang diciptakan memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan banyak orang. Untuk itu pebisnis awal tidak akan memikirkan mengenai sumber daya terlebih dahulu, selama pada tahap awal ia bisa mengerjakannya sendiri.
Menurut Drs. Joko Untoro bahwa kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan upaya upaya memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, atas dasar kemampuan dengan cara manfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain
Dalam buku Entrepreneurial Finance oleh J.Leach Ronald Melicher bahwa kewirausahaan adalah sebuah proses dalam merubah ide menjadi kesempatan komersil dan menciptakan nilai (harga) “Process of changing ideas into commercial opportunities and creating value”
Dalam buku Entrepreneurship: Determinant and Policy in European-Us Comparison bahwa kewirausahaan adalah proses mempersepsikan, menciptakan, dan mengejar peluang ekonomi “process of perceiving, creating, and pursuing economic opportunities“. Akan tetapi dikatakan dalam buku tersebut, bahwa proses dari kewirausahaan itu sendiri sulit untuk diukur.
Menurut Bapak Eddy Soeryanto Soegoto bahwa kewirausahaan atau entrepreneurship adalah usaha kreatif yang dibangun berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.
Pengertian kewirausahaan menurut Ahmad Sanusi (1994) kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis
Pengertian kewirausahaan menurut bapak Soeharto Prawiro (1997) adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha.
Pengertian kewirausahaan menurut Drucker (1959) bahwa kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda
Pengertian kewirausahaan menurut Zimmerer (1996) adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha
Pengertian kewirausahaan menurut Siswanto Sudomo (1989) Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risiko untuk mewujudkan gagasannya
Kewirausahaan juga dapat memiliki pengertian penerapan berbagai hal yang memiliki inovasi dan kreatifitas yang baru pada segala permasalahan yang sering dijumpai pada aktivitas sehari-hari. Seorang pengusaha akan memanfaatkan permasalahan tersebut untuk menciptakan peluang berbisnis dan mencoba memecahkan masalah yang ada. Demikian pendapat tersebut merupakan pengertian kewirausahaan dari Thomas W Zimmerer.
Sedangkan pengertian wirausaha adalah individu atau personal yang memiliki keinginan untuk mengelola dan mengatur urusan-urusan yang dapat menghasilkan berbagai keuntungan baik berupa finansial ataupun tidak. Definisi tersebut dikemukakan oleh Arif F. Hadipranata, yang juga menyampaikan bahwa seorang yang memiliki jiwa wirausaha, akan selalu memiliki keberanian dalam mengambil berbagai resiko yang mungkin muncul selama menjalankan bisnis.
2.2 Ciri-ciri seorang wirausahawan
Seseorang dikatakan wirausaha sudah tentu memenuhi definisi wirausaha itu sendiri, untuk lebih jelasnya silahkan dibaca  ciri ciri wirausaha dibawah ini:
1. Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi
Seorang wirausaha haruslah memiliki keberanian dalam memiliki daya kreasi atau tidak takut untuk bermimpi dan merencanakan. Segala ketakutan akan sia sia dalam bermimpi dan berencana haruslah dihilangkan. Setidaknya harus diingat STOP (Stop “berhenti, Think “berpikir”, Observation “Observasi” dan Plan “rencana”) apabila terjadi hal hal yang membuat ide tersebut tertunda atau mandek.
2. Berani mengambil risiko
Seseorang dikatakan wirausaha apabila memiliki sifat berani mengambil risiko, hal ini tentu saja harus sejalan dengan perencanaan yang sebelumnya telah dilakukan serta pengamatan yang dilakukannya terhadap ide yang dimilikinya.
3. Memiliki semangat dan kemauan keras
Seorang dapat dikatakan wirausaha selain berani mengambil risiko haruslah memiliki semangat dan kemauan yang keras untuk sukses
4. Memiliki analisis yang tepat
Seseorang dapat dikatakan wirausaha apabila memiliki pengetahuan yang tepat untuk membuat analisis yang tepat, diusahakan mendekati 100 % benar
5. Tidak konsumtif
Ini adalah penyakit untuk masa sekarang. Seorang wirausaha haruslah tidak konsumtif atau setidaknya, konsumsinya jauh lebih sedikit dari penghasilannya
6. Memiliki jiwa pemimpin
Jiwa pemimpin harus dimiliki seorang wirausaha. Dengan ini, mereka mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih maju.
7. Berorientasi pada masa depan
Sudah jelas, bila anda seorang wirausaha yang inovatif dan kreatif dan memiliki ciri ciri wirausaha yang lain maka anda akan memiliki kemampuan ini
Ciri ciri kewirausahawan yang handal dan profesional 
  1. Yakin terhadap produk yang dimiliki 
  2. Mengenal sangat banyak produknya 
  3. Tidak berdebat dengan calon pelanggan 
  4. Komunikatif dan negosiasi Ramah dalam pelayanan 
  5. Santun Jujur dan berani
  6. Menciptakan transaksi 
2.3 Cara Menjadi Wirausahawan yang Baik dan Sukses
1. Berani
    Menjadi seorang wirausaha harus memiliki keberanian karena di dalam wirausaha pasti akan mengalami bermacam-macam kendala. Tanpa keberanian hanya akan mengendurkan niat awal berwirausaha ketika mulai muncul berbagai masalah.
2. Memiliki Visi dan Misi
    Dalam berwirausaha harus memiliki visi dan misi karena jika tidak memiliki itu akan mengakibatkan kita tidak bisa disiplin dan seenaknya sendiri dalam mengelola usaha. Dengan memiliki visi dan misi maka dalam membangun sebuah usaha akan lebih terarah terorganisir dan terstruktur, jelas arah tujuannya.
3. Tidak Takut Gagal
    Jika anda takut gagal lebih baik tidak usah menjadi seorang pengusaha. Kegagalan adalah guru yang paling hebat. Dengan kegagalan kita akan belajar lebih baik lagi, kita akan tahu dimana letak kesalahannya dan akan mengetahui cara mengatasinya secara bijak. Dibalik sebuah kegagalan ada banyak ilmu yang kita peroleh, jadi jika kita mengalami kegagalan janganlah berputus asa, karena dengan kegagalan kita akan menjadi lebih baik dan akan melahirkan kesuksesan yang sempurna.
4. Berani Mengambil Keputusan dan Resiko
    Di dalam wirausaha pasti akan menghadapi banyak resiko yang harus dihadapi. Sikap mengambil keputusan sangat diperlukan dalam menghadapi masalah ini. Namun, dalam mengambil keputusan perlu memperhatikan dampak kedepannya, jadi harus benar-benar pintar dan tepat mengambil keputusan dalam berwirausaha agar tidak merugikan usaha yang sedang anda geluti.
5. Kreatif dan Inovatif
    Menjadi seorang wirausaha tidak harus bersekolah tinggi, memiliki nilai yang bagus, jenius, atau memiliki gelar sarjana. Disini lebih dibutuhkan seseorang yang kreatif dan inovatif, yaitu mampu menciptakan / menggunakan kemampuan, keahlian untuk menghasilkan suatu karya baru yang tentunya berguna dan bermanfaat.
6. Mau Mendengarkan Masukan
    Menjadi seorang wirausaha harus mau mendengarkan masukan dari orang lain terutama yang lebih berpengalaman dari kita. Hindari praduga atau merasa bahwa kita sendiri saja sudah cukup pintar, cukup menguasai, atau merasa sudah benar tanpa harus mendengarkan masukan dari orang lain. Jangan hanya mengandalkan bakat dari diri pribadi, belajar dari orang lain, mengikuti seminar-seminar kewirausahaan juga penting untuk mempertajam pengetahuan dan kemampuan kita.
7. Memiliki Kemauan dan Prinsip yang Kuat
    Kemauan yang kuat harus dimiliki seorang pengusaha. Dengan kemauan yang kuat akan membawa kita untuk selalu berusaha hingga mencapai kesuksesan. Begitu juga dengan prinsip, prinsip sama halnya dengan menanam sebuah janji dalam diri kita yang akan membuat kita selalu fokus dalam menggeluti usaha dan tidak ingin mengingkarinya demi sebuah kesuksesan yang di inginkan.
8. Tidak Malu dan Gengsi
    Ingin Menjadi seorang wirausaha harus membuang jauh-jauh rasa malu dan gengsi. Rasa malu dan gengsi hanya akan hanya akan menghentikan langkah dan menyia-nyiakan waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna.
9. Tegas
    Seorang pengusaha harus tegas, disiplin / tidak leda-lede dalam membangun usaha. Dengan ketegasan akan menciptakan pengendalian diri agar tidak terjebak pada hal-hal yang tidak penting yang dapat merugikan usaha yang baru dirintis.

10.  Meninggalkan Rasa Malas
    Jika seorang pengusaha memiliki kebiasaan bermalas-malasan maka sudah dapat dilihat hasil akhir yang akan ia dapatkan. Contoh saja dari sifat malas misalnya menunda-nunda pekerjaan. Bagi seorang pengusaha ini merupakan kerugian yang sangat besar. Seharusnya jika kita tidak menunda pekerjaan maka sekarang kita sudah menghasilkan karya atau prestasi untuk usaha yang kita jalankan.
11. Pintar Memanfaatkan Peluang
    Peluang atau kesempatan dapat di ibaratkan sebuah emas, sangat disayangkan jika sebuah peluang atau kesempatan hanya terlewatkan begitu saja. Manfaatkanlah peluang yang berguna untuk meningkatkan / memajukan usaha anda. Misalnya saja peluang promosi gratis atau peluang mendapatkan hasil berlipat.. Kita bisa memanfaatkannya dengan melihat prospek pasar, misalnya melihat apa yang dibutuhkan pasar, siapa yang membutuhkan atau lebih jelasnya yaitu melihat apa yang menjadi masalah pada sebuah pasar dan bagaimana cara memecahkan masalahnya.
12. Selalu Optimis
    Sikap optimis adalah sikap yang harus dimiliki seorang wirausaha. Tanpa sikap optimis akan mengakibatkan seseorang mudah menyerah dan tidak akan bertahan lama ketika menghadapi gempuran-gempuran masalah. Sikap optimis akan melahirkan sikap pantang menyerah, lebih bersemangat, berani, percaya diri, dan yakin akan selalu mampu meraih sesuatu yang di inginkan.
13. Tidak Cepat Puas
    Tidak cepat puas bukan berarti tidak mau bersyukur atas apa yang sudah dicapai saat ini, melainkan untuk membangkitkan semangat kita agar lebih giat berusaha lagi untuk mencapai hasil yang lebih tinggi daripada saat ini.
14. Selalu Bersyukur
    Sebagai manusia yang beragama dan berTuhan tentunya kita harus selalu bersyukur atas segala usaha yang telah kita capai saat ini. Karena dalam kehidupan manusia selalu ada campur tangan Tuhan. Namun, dalam bersyukur atas apa yang sudah kita dapatkan saat ini bukan berarti kita langsung pasrah pada nasib yang Tuhan berikan. Ingat! Tuhan akan melebarkan pintu rizki pada orang yang mau berusaha. Dengan selalu bersyukur dan berusaha maka Tuhan akan melebarkan pintu rizki selebar-lebarnya untuk anda.
2.4 Keuntungan Menjual Jasa
Ada banyak keuntungan yang didapat dengan memulai usaha menjual jasa. Keuntungan terbesar adalah menjadi bos bagi diri sendiri dan mengendalikan masa depan Anda.
Menjalankan usaha sendiri juga memberikan potensi tambahan pendapatan, bisa saja dua, lima atau bahkan sepuluh kali lipat daripada yang biasa anda dapatkan. Ketika anda bekerja untuk orang lain, hanya ada diri anda dan begitu banyak jam dalam sehari untuk menghasilkan upah atau gaji. Ketika anda menjalankan usaha, anda menggandakan diri anda  dengan memperkerjakan karyawan atau sales untuk meningkatkan pendapatan, anda bisa menggandakan pelanggan dan menemukan lebih banyak lagi orang untuk membeli jasa anda, dan anda bisa menggandakan model bisnis dan membuka area baru untuk melayani lebih banyak pelanggan dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Semua ini tidak bisa Anda dapatkan jika bekerja dengan orang lain, dan jika anda bisa melakukannya, maka akan menguntungkan bos anda secara finansial daripada anda.
2.5 Penyebab keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha
A. Keberhasilan Kewirausahaan
a. Kerja keras.
Dalam menjalankan usaha kita perlu menyadari bahwa setiap orang yang menekuni bidang usaha, usaha apapun itu, dituntut untuk memiliki pemikiran untuk selalu bekerja keras dan tekun.
b. Kerja sama dengan orang lain.
Sebagai makhluk sosial, yang mau tidak mau kita musti bergantung kepada orang lain, maka dari itu semestinyalah kita belajar bergaul dan membawa diri pada orang lain.
c. Penampilan yang baik.
Penampilan adalah cerminan kebersihan hati dan perilaku seseorang, oleh karena itu, untuk menunjang usaha yang kita lakukan maka penampilan juga sangat berperan.
d. Yakin
keyakinan. Segala sesuatu yang dilakukan wujudkan dalam diri kita bahwa kita bisa.
e. Pandai membuat keputusan.
f. Mau menambah pengetahuan.
Seorang wirausahawan dituntut untuk selalu belajar dari sekelilingnya, lingkungan sekitarnya dan dari produk-produk yang dibuat.
g. Pandai berkomunikasi.
Belajarlah mengeluarkan kalimat yang baik (sesuai).
B. Kegagalan Kewirausahaan
a. Kurangnya pengalaman dalam bidang bisnis.
Berikan suatu jabatan kepada ahlinya, dengan kata lain tempatkan sesuatu pada tempatnya.
b. Tidak adanya perencanaan yang tepat dan matang.
Dalam berwirausaha, merencanakan sesuatu, atau menyusun sesuatu perlu disiapkan sebelumnya.
c. Tidak cocoknya minat terhadap bidang usaha yang sedang digeluti (diteliti).
Tempatkan minat dan bakat dimana orang itu berminat dan berbakat agar usaha atau pekerjaan yang dilakukan menjadi sahabat dan dapat ditekuni dengan baik.


BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Kewirausaahaan adalah sikap mental yang memiliki kreativitas, aktif, bercipta daya untuk membuat sesuatu yang unik dan baru dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Orang yang selalu memiliki kemampuan dalam memanage suatu usaha kecil ataupun besar dengan baik, maka ia memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. keuntungan yang didapat dengan memulai usaha menjual jasa. Ciri- ciri seorang wirausahawan adalah Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi, Berani mengambil risiko, Memiliki semangat dan kemauan keras, Memiliki analisis yang tepat, Tidak konsumtif , Memiliki jiwa pemimpin, Berorientasi pada masa depan. Cara Menjadi Wirausahawan yang Baik dan Sukses yaitu Berani, Memiliki Visi dan Misi, Tidak Takut Gagal, Berani Mengambil Keputusan dan Resiko, Kreatif dan Inovatif, Mau Mendengarkan Masukan, Memiliki Kemauan dan Prinsip yang Kuat, Tidak Malu dan Gengsi, Tegas, Meninggalkan Rasa Malas, Pintar Memanfaatkan Peluang, Selalu Optimis, Tidak Cepat Puas, Selalu Bersyukur. Keuntungan terbesar adalah menjadi bos bagi diri sendiri dan mengendalikan masa depan Anda, tambahan pendapatan,. Penyebab keberhasilan kewirausahaan yaitu Kerja keras, Kerja sama dengan orang lain, Penampilan yang baik, Yakin, Pandai membuat keputusan, Mau menambah pengetahuan, Pandai berkomunikasi, Kegagalan Kewirausahaan yaitu Kurangnya pengalaman dalam bidang bisnis, Tidak adanya perencanaan yang tepat dan matang, Tidak cocoknya minat terhadap bidang usaha yang sedang digeluti (diteliti).







DAFTAR PUSTAKA
netral, harian,2015,Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Serta Ciri dan Tujuannya”[online],( http://hariannetral.com/2015/06/pengertian-kewirausahaan-dan-wirausaha-serta-ciri-dan-tujuannya.html)

alfian, muhammad, 2018,”Cara Menjadi Wirausaha Yang Baik dan Sukses”[online], (https://fianian32.wordpress.com/2016/09/22/cara-menjadi-wirausaha-yang-baik-dan-sukses/)

stephenson, james,Memulai Usaha Di Bidang Jasa,”[online],(https://pengusahamuslim.com/1158-memulai-usaha-di-bidang-jasa.html)

membaca, biasa,2015,”Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan dalam Berwirausaha”[online],(https://biasamembaca.blogspot.com/2015/01/beberapa-faktor-penyebab-kegagalan-dan.html)

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Download BTS Burn The Stage the movie subtitle indonesia Burn the Stage mengikuti perjalanan 300 hari dari grup K-Pop, tur dunia ...